Penggunaan Teknologi VAR di World Cup 2018

Teknologi VAR Di World Cup 2018

Piala Dunia Agen Bola ( World Cup ) FIFA 2018 kali ini menjadi turnamen Piala Dunia FIFA yang ke – 21. Turnamen olahraga sepak bola internasional yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali ini diikuti oleh berbagai tim nasional pria asosiasi anggota FIFA. Ajang World Cup 2018 ini akan diselenggarakan di Rusia, pada tanggal 14 Juni hingga 15 Juli 2018 mendatang, setelah negara tersebut telah terpilih sebagai tuan rumah pada 2 Desember 2010 lalu.

Beberapa peraturan FIFA telah dilakukan berbagai macam perubahan, termasuk keputusan untuk me-restart pertandingan kualifikasi Piala Dunia ( World Cup ) yang dihentikan dan dimulai kembali saat waktu bermain dihentikan daripada mengulang seluruh permainan. Selain itu pemain juga harus memiliki paspor yang masih berlaku 24 jam sebelum kick-off sebagai bukti kelayakan mereka tampil dibabak kualifikasi Piala Dunia 2018. Namun rupanya bukan hanya perubahan peraturan main dan peraturan administrasi saja, melainkan akan ada penambahan teknologi baru dalam ajang sepak bola internasional tahun ini yaitu penggunaan VAR.

Teknologi VAR

FIFA secara resmi telah mengumumkan Video Assistant Referee (VAR) akan digunakan di Piala Dunia 2018 mendatang. Selain itu, pemain pengganti juga diperbanyak menjadi empat orang.

VAR ( Video Assistant Referee ) atau dalam bahasa Indonesia dikenal juga dengan asisten wasit video, merupakan asisten wasit sepak bola yang bertugas meninjau keputusan wasit kepala dengan melihat rekaman video instan. VAR belum menjadi bagian dari Laws of the Game, akan tetapi penggunaannya telah diuji coba oleh International Football Association Board di beberapa turnamen

Presiden FIFA, Gianni Infantino mengatakan bahwa penggunaan teknologi VAR ini merupakan yang pertama kali di tingkat kejuaraan sepakbola sejagat. “Kami akan menggelar Piala Dunia pertama dengan wasit yang dibantu oleh video,” kata Gianni Infantino kepada wartawan setelah bertemu dengan Dewan FIFA pada hari Jumat tanggal 16 Maret. “Ini keputusan penting, sangat penting dan keputusan historis,” lanjutnya kemudian.

Keputusan penggunaan VAR ini sendiri sebelumnya telah disetujui oleh International Football Association Board (IFAB), awal bulan ini. Teknologi ini memungkinkan wasit untuk mengambil keputusan secara akurat berkat bantuan video berteknologi tinggi, misalnya, dalam kasus terjadinya gol. Hal – hal semacam ini sudah diujicoba di sejumlah liga besar, diantaranya Premier League Inggris, Bundesliga Jerman, dan Serie A Italia.

Gianni Infantino juga mengatakan bahwa VAR telah terbukti mengurangi jumlah kesalahan wasit dalam pertandingan. Teknologi ini disebutnya sudah membantu sepak bola menjadi “olahraga yang lebih adil dan transparan”.

“Tidak mungkin pada [Piala Dunia] 2018 semua orang di stadion dan di rumah tahu jika seorang wasit membuat kesalahan besar atau pun tidak, dan satu-satunya yang tidak tahu adalah wasit,” tambah Infantino. Dalam pernyataan lanjutan, FIFA menyebut bahwa pemain pengganti diijinkan pada Piala Dunia 2018 dalam pertandingan yang diharuskan melalui babak perpanjangan waktu. Aturan ini pun sudah disetujui oleh IFAB. Aturan saat ini masih membatasi pemain pengganti hingga tiga orang. Sebelumnya, Infantino berulang kali berjanji akan menggunakan VAR pada Piala Dunia. Kebijakan ini menjadi prioritas sejak ia dilantik sebagai Presiden FIFA pada Februari 2016 lalu.

Presiden federasi sepak bola Uni Eropa ( UEFA ) Aleksander Ceferin mengaku khawatir dengan keputusan FIFA mengenai penggunaan teknologi VAR dalam ajang World Cup 2018. Pasalnya, Ceferin mengungkapkan bahwa teknologi itu masih menjadi bahan perbincangan bagi UEFA untuk bisa digunakan dalam ajang Liga Champions. UEFA menilai bahwa teknologi tersebut belum sepenuhnya siap untuk bisa digunakan dalam olahraga sepak bola.

Leave a Reply